KRITERIA PASANGAN IDEAL (BELAJAR DARI RIBKA)

 

Hari ini para orang tua perempuan ataupun lelaki tanpa sadar atau secara sadar masing-masing telah membuat kriteria – kriteria tersendiri untuk mengukur, dari banyaknya perempuan dan laki–laki, siapkah yang pantas bersanding dengan buah hati mereka. 

Sehingga para orang tua mulai mencari sosok lelaki atau perempuan yang sesuai pandangan mereka, bahwa perempuan dan atau laki-laki dengan ciri-ciri sesuai dengan ekspektasi mereka adalah yang baik bersanding dengan anak mereka. Maka untuk siap menjadi suami atau istri seseorang, kita harus bisa belajar bersikap yang baik dan juga belajar untuk memperlakukan orang lain dengan baik. Ada satu kisah dalam Bible yaitu Kejadian 24:1-67 diberi judul oleh lembaga Alkitab Indonesia yaitu "Ribka Dipinang Bagi Ishak" yang menjadi rekomendasi pencarian calon istri yang akan menjadi menantu atau istri di rumah mertuanya. 

Tetapi dalam kisah ini kita hanya akan dibatasi dengan belajar dari kisah Ribka yang darinya kita akan belajar tentang kriteria menjadi istri idaman dari karakter yang diperankan oleh seorang Ribka yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, Istri Nahor, saudara Abraham.

Kita  dapat belajar dari kisah ini tentang sikap atau nilai yang ditunjukkan oleh Ribka ketika melayani hamba Abraham yang diutus untuk kembali ke kampung halaman Abraham untuk mencarikan seorang Istri bagi anaknya Ishak yang telah berumur 40 Tahun ketika mempersunting Ribka menjadi istrinya.

Hal pertama yang perlu kita perhatikan adalah bahwa Abraham menyuruh hambanya untuk bersumpah dengan menaruh tangannya di bawah pangkal paha Abraham untuk pergi mencari Istri bagi anaknya Ishak dikampung halamannya dan menyuruh hambanya untuk jangan mengambil istri bagi anaknya dari Tanah Kanaan tempat dia tinggal saat ini. 

Hamba itu pergi dan sampai ke Kampung Halaman Abraham tetapi ia tahu bahwa di sana ada banyak sekali anak gadis yang berada di daerah itu. Sehingga oleh tuntunan Tuhan, Hamba Abraham itu meminta tanda bahwa (Kej 24:14) Kiranya terjadilah begini: anak gadis, kepada siapa aku berkata: Tolong miringkan buyungmu itu, supaya aku minum, dan yang menjawab: Minumlah, dan unta-untamu juga akan kuberi minum--dialah kiranya yang Kautentukan bagi hamba-Mu, Ishak; maka dengan begitu akan ku ketahu, bahwa Engkau telah menunjukkan kasih setia-Mu kepada tuanku itu."

Itulah tanda yang diminta oleh Hamba Abraham dan Tuhan menjawab sesuai dengan permintaan Hamba itu.

Dalam mencari pasangan ideal, penting untuk kita meminta tanda kepada Tuhan atau yang kita kenal dengan Kriteria Pangan Ideal persis kita. Kita bisa meminta itu kepada Tahan karena ingatlah bahwa Tuhan Yesus pernah berkata dalam Lukas 11 : 9 Bahwa "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu". 

Untuk itu mintalah kepada Tuhan sesuai Kriteriamu karena Tuhan Yesus juga berkata dalam Lukas 11:13  Bahwa "Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Surga!. Untuk itu maka mintalah kepada Tuhan apa yang kamu mau, dan biarkanlah kehendak Tuhan yang terjadi jangan kehendakmu, karena Tuhan yang paling tahu apa yang terbaik untuk anak-anak-Nya. 

Terlepas dari cara menemukan Calon Istri yang dilakukan oleh Hamba Abraham kita juga dapat mempelajari sifat dan Karakter dari Ribka yang membuat sehingga Hamba Abraham menjatuhkan pilihan untuk menjadikan Ribka sebagai Istri Tuannya Ishak anak Abraham. 

1. Baik Hati

Kejadian 24:17-19 (TB) Kemudian berlarilah hamba itu mendapatkannya serta berkata: "Tolong beri aku minum air sedikit dari buyungmu itu." Jawabnya: "Minumlah, tuan," maka segaralah diturunkannya buyungnya itu ke tangannya, serta diberinya dia minum. Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: "Baiklah untuk unta-untamu juga ku timba air, sampai semuanya puas minum.".

Satu ekor Unta membutuhkan 114 liter air satu kali minum. Untuk memuaskan dahaga dari 10 Unta, Ribka harus menyiapkan air sebanya 1.140 liter air. Ribka menggunakan buyung untuk menimba. Jadi untuk menimba air sebanyak 1.140 liter membutuhkan kesabaran dan ketabahan serta kerja keras. Ribka melakukan itu dengan sukacita, tanpa mengharapkan balasan.

Ketika memilih untuk membantu hamba Abraham dan unta – untanya, Ribka telah memenuhi tiga kriteria menjadi istri idaman yaitu baik hati, ketika ia dimintai bantuan, dengan tak berbantah-bantah atau tawar menawar, Ribka mau membantu orang yang tidak di kenalnya itu.  Ribka mau memberi minum kepada hamba Abraham tetapi juga mau setia menambahkan air dalam jumlah banyak untuk memberi minum 10 unta dari hamba Abraham. Kebaikan hatinya menggugah hati hamba Abraham. ketika ada orang yang meminta bantuan, maka bantu mereka tanpa mengharapkan bantuan, lakukan dengan ikhlas dan berhati besar sebisa dan semampu kita.

2. Mau Melayani 

Sikap yang kedua dari Ribka adalah mau melayani, Ribka dengan suka rela melayani orang tua yang baru di kenal itu walau harus berkali-kali menimbakah air untuk menghilangkan dahaga Hamba Abraham dan 10 Unta-untanya dengan pelayanan terbaik. Ribka tidak hanya memberi minum untuk menghilangkan dahaga saja tetapi Alkitab berkata Ribka memberi minum sampai puas. Sunggu contoh yang baik dari karakter Ribka yang mau melayani dengan sukacita dan dengan hati yang bahagia hingga pelayanannya membawa kepuasan kepada Hamba Abraham dan ke – 10 Untanya.

3. Rendah hati

Sikap berikut yang juga membuat hamba Abraham tergugah adalah rendah hati ketika hamba Abraham itu berlari dan meminta bantuan Ribka ia tidak berbantah-bantah dan dengan rendah hati mau melayani, sehingga apa yang di buat Ribka dipahami oleh hamba Abraham sebagai sikap terpuji. 

4. Menghormati Orang Tua

Sikap berikut adalah menghormati orang tua, ketika banyak anak gadis yang keluar mengambil air, tetapi Ribka yang mau melayani orang tua itu ketika ia meminta pertolongan, Jika tak ada sikap menghormati orang tua itu pada Ribka maka, Ribka akan sangat susah melayani orang tua yang baru di kenal itu. Tetapi Ribka adalah wanita yang sangat baik hati, dan memiliki sikap mau menghargai yang lebih tua, jadi Ribka melakukan pelayanannya dengan rasa hormat.

Keempat sikap dari Ribka ini yang telah masuk dalam kriteria menantu idaman bagi hamba Abraham dan menurutnya pantas bersanding dengan Anak Tuannya.  Siapa pun orang tua di dunia ini akan sangat mengharapkan sikap ini melekat pada menantunya agar kelak ada damai sejahtera di rumahnya, dan menantu yang mereka pilih dapat menjadi ibu yang baik bagi generasi yang akan di lahirkan dari sosok seperti Ribka.

5. Menjaga Kesucian

Pelajaran yang tidak kalah penting ialah, bahwa Ribka di kisahkan bahwa, Dia adalah wanita yang Cantik Parasnya, Seorang Perawan dan belum pernah bersetubuh dengan laki-laki. Dalam Versi Alkitab menyatakan bahwa seorang perempuan juga harus menjaga kesucian hingga ia dipersunting menjadi istri seseorang. Dan Ribka melakukan hal sehingga dikatakan layak untuk bagi hamba Abraham.

 

Banyak pelajaran lagi yang mungkin belum saya angkat dalam kisah ini dan menjadi tanggung jawab kita untuk membaca dan menemukan makna lain dari firman ini bagi kita. Pada bagian terakhir ini saya mau sampaikan bahwa penting sekali untuk melibatkan Tuhan dalam mengambil keputusan, karena salah memilih suami adalah fatal adanya.

Karena ketika menikah kita selalu diingatkan bahwa “ Apa yang dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia”. Untuk seumur hidup bersama maka membutuhkan waktu lama juga untuk mempelajari karakter dari pasangan kita, agar kita dapat memutuskan dengan yakin bahwa, dia pantas untuk seumur hidup menjadi teman atau partner dalam menjalani sisa kehidupan ini.

 

 

 

 


Postingan Populer